Pages

Senin, 17 November 2014

disini aja

UJIAN PRAKTEK

1.
Pengertian sistem pemerintahan demokrasi
Isitilah “demokrasi” berasal dari Yunani Kuno yang diutarakan di Athena  kuno pada abad ke -5 SM Negara tersebut biasanya dianggap sebagai contoh awal dari sebuah sistem yang berhubungan dengan hukum demokrasi modern. Namun, arti dari istilah ini telah berubah sejalan dengan waktu, dan definisi modern telah berevolusi sejak abad ke- 8, bersamaan dengan perkembangan sistem “demokrasi” di banyak negara.
Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintahan negara tersebut.
Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif ) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas( independen ) dan berada dalam peringkat yg sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks balances.
 

2. 
Lahir  
Purwakarta,Jawa Barat
Tgl : 8 september 1898
 Meninggal
 di Jakarta,11-08-52
dimakamkan 
di Taman Makam Pahlawan Kalibata.

Ketua  Mahkamah Agung Indonesia Pertama  
 
 
 Lahir : Bandung , 29 Maret 1921
 Wafat : Riung Gunung,
6-10-66 (usia 45 tahun) di makamkan TMP Kalibata 
 
Lahir di Bandung, 4-12-1884  wafat di  Cineam,Tasikmalaya, 11-September 1947
 
 
 
 Muhammad Toha (1927 – 24 Maret 1946)
Tempat kelahira : Bandung, Hindia Belanda (sekarang Indonesia)
Tempat kematian : Bandung, Indonesia
Pengabdian bagi : Republik Indonesia
Dinas/cabang : Barisan Rakjat Indonesia
Lama berdinas : 1945 – 1946
Pangkat : Komandan
Kesatuan : Milisi Penggempur
Komando : milisi gerilya
Pertempuran/perang : Bandung Lautan Api (Perang Kemerdekaan Indonesia)
 
 
 
Ir. R. Djoeanda Kartawidjaja atau Ir. Haji Juanda lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, 14 Januari 1911 adalah Perdana Menteri Indonesia ke-10
 
 
 
 
Oto Iskandar di Nata lahir pada 31 Maret 1897 di Bojongsoang, Kabupaten Bandung.
 
 
Lahir di Bandung, 29 Maret 1921. Pendidikan HIS di Lahat 1934, MULO di Bandung 1938, AMS di Jakarta 1941 dan Sekolah Pelayaran Tinggi
Dilahirkan di Purwakarta, Jawa Barat pada tanggal 8 September 1898 dalam sebuah keluarga terpandang sebagai Raden Soelaiman Effendi
 
 K.H. Abdul Halim